Hukum ini Mudah Dibeli dengan Uang


Gayus Halomoan Tambunan pasti-lah membuat iri banyak orang. Dengan usia baru 30 tahun, pegawai Direktorat Jenderal Pajak ini sudahmen jadi milyader.  gayus kongkalikong dengan beberapa wajib pajak yang kasusnya bergulir di pengadilan pajak. Umumnya, perkara-perkara pajak yang ditanganinya berskala besar yang melibatkan wajib pajak badan atau perusahaan.  Kepemilikan rekening Rp 25 miliar oleh Gayus Tambunan ini, awalnya tercium oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Rekening yang mencurigakan ini pun dilaporkan ke mabes polri. Berdasarkan laporan PPATK itu, Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri segera menyelidiki rekening Gayus yang diduga hasil praktek pencucian uang dan korupsi. Hasil penyididkan menunjukkan, ternyata hanya Rp 400 juta uang di rekening Gayus yang dianggap bermasalah. Sedangkan sisanya yang Rp 24,6 milyar dinyatakan bersih.

selama menjalani masa kurungan gayus telah berkali-kali keluar dari kurungannya. dengan alasan berobat gayus berhasil plesiran ke berbagai daerah yaitu bali, mukau dan singapura.sehingga belakangan ini muncul wacana plesiran gayus untuk mengamankan hartanya. untuk kelancaran aksinya gayus pun melakukan suap kepada sejumlah orang, korban gayus pun semakin bertambah.

kasus gayus pun berlarut-larut, tak segera ditemukan jalan akhir biar terselesaikan.  Satu hal yang membingungkan dan membuat jengkel ketika polisi sudah menemukan bukti-bukti perilaku Gayus yang menyimpang dari hukum, tidak ada indikasi persidangan Gayus akan berakhir. Jangan-jangan dengan masa peradilan yang begitu lama, masa hukuman akan menjadi sangat singkat mengingat dia sudah ‘’dikurung’’ begitu lama. semakin besar hasil kejahatan semakin ringan hukuman yang dijatuhkan terhadapnya.

  1. wuih gayus ini memang korupsi kelas kakap…serem dc…

    • usut punya usut
      pengakuaannya dia baru kelas teriii…..
      jdi masih ada yg lebiih gedee tuh……..
      makin serrem ajjah nuii negaraaa
      tp tagh apalahh
      qta harus bangga jd WNI

  2. jika hukum bs d beli,
    masih ada tuhan yg akan mengadili seadil2.na

    • kalo sudah menyangkut Tuhan, no commen sajalahhh…..
      karna smua adlh kehendaknya……😀

  3. memang hukum di Indonesia ini bisa dengan mudah dibeli oleh orang yang beruang seperti Gayus, aparat penegak hukum kita saja bobrok, mudah disuap sana sini.Jadi wajar bila tahanan seperti Gayus yang seharusnya berada dalam kurungan bisa plesiran ke luar negeri. kapan hukum negeri kita ini dapat menegakkan keadilan??

    • untuk menegakkan keadilan hukum itu pertama harus dimulai dari hal mendasar yaitu dari diri pribadi. bgaimana sikap kita, apakah sudah juju atau belum,?
      kemudian dari keluarga, setelah itu ke masyarakat dan terakhir bisa ditemukan keadilan pada negara.
      disisi lain, sikap mental bangsa Indonesia lemah. baru diiming-imingi dengan sejumlah uang mereka langsung terlena.
      kita tidak bisa langsung mengklaim bahwa aparat penegak hukum kita bobrok. toh, kebobrokan dari aparat hukuk terjadi karena lemahnya pengawasan dari masyarakat dan negara/pemerintah. jika kontrol masyarakat dan pemerintah kuat maka tidak akan pernah terjadi kebobrokan dibidang hukum ataupun diberbagai bidang lainnya.

    • adie
    • January 25th, 2011

    karena hukum yang dibuat manusia adalah sebuah hukum pembenaran jadi setiap masalah pasti masih ada jalan untuk bisa menjadi benar,,,,yg harus kita takuti sebenernya adalah hukum kebenaran karna hukum kebenaran tidak bisa dirubah2…kita yang berbuat kitalah yang harus bertanggung jawab dan tidak ada orang yang bsa menolong selain dri kita sendiri itulah hukum kebenaran.

    • hukum kebenaran, spertinya itu masih relatif karena benar belum tentu adil…
      seharusnya hukum yang terjadi yaitu hukum keadilan dimana smua proporsinya pas, yang salah harus mendapatkan balasan setimpal.
      disinilah letak kebobrokan hukum, dimana birokrasi hukum di negara kita kacau, proses hukum menjadi berbelit-belit…
      sikap mental kita juga lemah..

        • adie
        • January 27th, 2011

        dmana u temukan hukum kebenaran….manusia hnya bisa buat hukum pembenaran bkan hukum kebenaran,,,
        masalah adil dan tidak semua kembali kepada dri masing2…ad orang yang dilihat dari segi materi mampu dan tidak mampu,,,berdua mendapat bantuan dana dengan jumlah yang sama tp yang kaya merasa tidak adil karena kbutuhannya hidupnya lebih banyak knpa harus dpet sama…..demikian yang kurang mampu merasa tidak adil karena dpet sama,ia merasa klau dia kan sudah kya,sudah lebih kecukupan dari saya knapa harus dikasih sama knpa g lebih kecil dari sya…tu lah sifat manusia susah dimengerti,smua hanya diri kita yang harus memiliki kesadaran masing2…..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: